detik.com

Jumat, 20 September 2013

Emas Ke level Tertinggi 1 Minggu Setelah Fed Pertahankan Stimulus



Emas naik ke level tertinggi satu minggu di London setelah Federal Reserve mempertahankan laju pembelian obligasi AS, mendorong permintaan untuk logam sebagai penyimpan nilai.
The Federal Open Market Committee mengatakan akan "menunggu lebih banyak bukti" untuk pemulihan ekonomi yang berkelanjutan sebelum mengurangi paket senilai $ 85000000000 dalam stimulus bulanan. Emas telah turun 18 persen tahun ini di tengah spekulasi bahwa akan ada pengurangan stimulus oleh Fed yang membantu Harga Emas naik hingga 12 tahun berjalan di 2012.
Emas untuk pengiriman segera naik 0,2 persen berada pada di $ 1,366.36 per ounce pada 04:59 di New York. Sebelumnya, harga mencapai $ 1,375.81, tertinggi sejak 10 September Kemarin, logam melonjak 4,1 persen, terbesar dalam 15 bulan.
Di Comex New York, emas berjangka untuk pengiriman Desember naik 4,7 persen menjadi ditutup pada $ 1,369.30, kenaikan terbesar sejak 19 Maret 2009. Kemarin, harga bergerak 0,1 persen lebih rendah sebelum pengumuman Fed.
(Sumber: Bloomberg)

Kamis, 19 September 2013

HARI KAKAO

 

Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi (tengah) bersama Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan (kiri) serta Direktur Utama PT Jalatama Artha Berjangka Jacob Ongkowidjojo mengamati pergerakan harga kakao saat pembukaan Hari Kakao Indonesia ke-1 di Jakarta, kemarin. Indonesia menargetkan pada tahun 2020 sebagai penghasil kakao terbesar di dunia. 

Sumber :
http://koran-sindo.com/node/331362

Rabu, 18 September 2013

Dollar Near 3-Week Low Versus Euro Before Fed Concludes Meeting




Dolar diperdagangkan di dekat level harga terendah dalam tiga minggu terhadap euro sebelum Federal Reserve membuat keputusan dalam sebuah pertemuan yang berlangsung dua hari hari ini yang akan memutuskan apakah akan memperlambat stimulus $ 85000000000 dalam bentuk pembelian aset bulanan.
The Federal Open Market Committee akan mengurangi pembelian Treasury menjadi $ 40 miliar, sambil terus membeli $ 40 miliar sekuritas yang didukung hipotek, menurut perkiraan median ekonom yang disurvei Bloomberg News. The Bloomberg US Dollar Index berada pada 0,1 persen dari level terendah lima minggu. Pound melemah dua hari terhadap euro sebelum rilis Bank of England  hari ini dalam pertemuan terakhirnya.
Dolar sedikit berubah pada $ 1,3350 per euro pada 10:12 di Tokyo dari $ 1,3359 kemarin, ketika jatuh 0,2 persen. Hal ini menyentuh $ 1,3386 pada tanggal 16 September, terlemah sejak 28 Agustus Mata uang AS menguat ¥ 99,26 dari 99,13. Euro 17 negara diambil ¥ 132,50 dari 132,42. Sterling sedikit berubah pada 83,97 pence per euro, setelah kehilangan 0,3 persen dalam dua sesi terakhir.
The Bloomberg US Dollar Index, yang melacak greenback terhadap kinerja sekeranjang 10 mata uang utama, sedikit berubah pada 1,020.26 1,019.58 dari kemarin, level penutupan terendah sejak 9 Agustus.
(Sumber: Bloomberg)