detik.com

Selasa, 15 Januari 2013

FOREX

Bursa valuta asing (foreign exchange) atau disingkat forex merupakan suatu jenis perdagangan atau transaksi yang memperdagangkan mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya (pasangan mata uang/pair) yang melibatkan pasar-pasar uang utama di dunia selama hampir 24 jam dalam setiap harinya secara berkesinambungan.

Perputaran pasar valuta asing dimulai dari pasar Selandia Baru dan Australia yang berlangsung pukul 05.00–14.00 WIB, diikuti oleh pasar Asia yaitu Jepang, Singapura, dan Hongkong yang berlangsung pukul 07.00–16.00 WIB, kemudian pasar Eropa yaitu Jerman dan Inggris yang berlangsung pukul 13.00–22.00 WIB, hingga pasar Amerika Serikat yang berlangsung pukul 20.30–10.30 WIB.

Menurut survei BIS (Bank International for Settlement/bank sentral dunia), yang dilakukan pada akhir tahun 2004, nilai transaksi pasar valuta asing diprediksi telah mencapai lebih dari US$1,4 triliun per harinya.
Pada tahun 2006, rata-rata perputaran pasar valuta asing dunia per hari diestimasikan oleh BIS bernilai $3,21 trilliun.

Dan sebagai tambahan di luar perputaran "tradisional" ini, sebesar $2,1 trilliun diperdagangkan di pasar derivatif.

Kontrak berjangka valuta asing yang diperkenalkan pada tahun 1972 di Chicago Mercantile Exchange dan tumbuh secara cepat dalam beberapa tahun belakangan ini tetapi volumenya masih hanya sebesar 7% dari total volume perdagangan pasar valuta asing.

Menurut data International Financial Services,London (IFSL) yang didasarkan pada data tengah tahun dari Komite Bursa Valuta Asing (Foreign Exchange Committee) di London, New York, Tokyo dan Singapura, secara keseluruhan perputaran harian pasar tradisional valuta asing rata-rata mencapai total nilai US$2,7 milyar pada April 2006.

Forex diperdagangkan melalui Over The Counter (OTC) Market, dimana pialang dan pedagang dapat melakukan negosiasi secara langsung tanpa melalui bursa atau kliring. Pusat perdagangan terbesar secara geografis berada di London, dimana menurut data IFSL diperkirakan telah meningkat kontribusinya dari 31,3% pada April 2004 menjadi 32,4% pada April 2006.

(sumber: wikipedia; pojoktrading.com)

Senin, 14 Januari 2013

BURSA KOMODITAS
 
Bursa komoditi merupakan tempat pertemuan antara permintaan dan penawaran komoditas dan produk-produk derivatifnya. Pihak penjual dan pihak pembeli barang-barang komoditas bertemu di dalam bursa tersebut. Selain pembeli dan penjual, ada pula perantara perdagangan yang disebut sebagai pedagang dan pialang berjangka. Pedagang dapat mengambil posisi sendiri, sedangkan pialang tidak dapat memegang posisi.

Komoditi yang umumnya ditransaksikan adalah kopi, kakao, gula, kedelai, jagung, emas, dan CPO (crude palm oil, minyak sawit mentah), katun, logam (emas, perak, nikel) dan juga kontrak berjangka lain yang menggunakan komoditi sebagai aset acuannya. Kontrak berjangka ini mencakup harga spot, kontrak serah, kontrak berjangka dan opsi berjangka ataupun suku bunga, instrumen lingkungan hidup, swap, ataupun kontrak derivatif pengangkutan.

Bursa komoditi biasanya memperdagangkan kontrak berjangka atas komoditi. Seorang petani yang menanam jagung dapat menjual kontrak berjangka jagung yang baru akan dipanennya beberapa bulan kemudian dan mendapatkan jaminan harga yang akan diterimanya kelak pada saat barang akan diserahkan setelah panen dilakukan dan seorang produsen makanan ringan membeli kontrak tersebut saat ini dan mendapatkan jaminan bahwa harga tidak akan naik pada waktu barang dikirimkan kelak. Hal ini akan melindungi petani dari kejatuhan harga dan melindungi pula pembeli dari kenaikan harga.

Spekulator juga melakukan pembelian dan penjualan kontrak berjangka untuk mendapatkan keuntungan dan menyediakan likuiditas terhadap sistem perdagangan berjangka.

Bursa berjangka biasanya menentukan suatu batas nilai dimana harga komoditi dapat bergerak naik maupun turun. Sementara minimum fluktuasi ini dikenal sebagai "kode" atau "tick" atau commodity tick. Setiap kontrak berjangka memiliki ukuran yang berbeda-beda, jumlah, penilaian dan lain-lain, sehingga setiap "ukuran kode" yang digunakan dalam kontrak berjangka amat tergantung pada variabel tersebut. Ukuran ini amat penting oleh karena mencerminkan kemungkinan harga yang tersedia.
 
(Sumber : Wikipedia ; pojoktrading.com)

Jumat, 11 Januari 2013

Hang Seng Ditutup Menguat, Kembali Maraknya Perdagangan

Bursa saham Hong Kong akhirnya ditutup naik pada perdagangan hari Kamis. Pergerakan positif yang stabil dalam dua hari terakhir memberikan ekspektasi bahwa pasar masih memiliki keinginan untuk meningkatkan volume perdagangan meski data fundamental ekonomi global belum banyak dirilis.


Indeks Hang Seng ditutup naik 0,59% menjadi 23354,31 basis poin. Sedangkan indeks berjangka mengalami kenaikan seebsar 105 poin menjadi 23344 basis poin dengan level support sebesar 22690 poin dan level resistant sebesar 23492 poin.


Saham-saham yang mengalami kenaikan diantaranya ialah saham China unicom naik 1,99% menjadi 13,34 hkd, saham Petrochina naik 0,18% menjadi 10,94 hkd dan saham CCB naik 1,24% menjadi 6,51 hkd.


Analis memperkirakan bahwa pergerakan bursa saham Hong Kong masih belum sepenuhnya aman mengingat bayang-bayang koreksi pasca penguatan yang signifikan dalam dua hari terakhir.